Kamis, 21 Maret 2013
Selasa, 19 Maret 2013
One Day
Aku adalah seorang gadis yang
saat ini sedang duduk di salah satu rumah-Nya. Berlinang air mata, mengadu akan
apa yang terjadi dalam hidupnya. Memang terasa pahit. Bahwa pada faktanya ia
hanya memiliki-Nya. Ia tak punya apa” ia tak punya siapa-siapa. Ia bertanya
sanggupkah ia menjalani kehidupan seperti ini, ketika hal - hal yang terjadi
tak seperti apa yang dia harapkan, ketika orang” yang dia sayang pergi satu
persatu dari hidupnya, kini ia tak punya siapa” orangtuanya tak ada disisinya,
ayahnya 17 tahun sudah ia tak melihatnya, tak tahu kabarnya, apakah beliau
masih hidup, sehat, sakit, atau bahkan beliau telah tiada. Ibunya bersama
adik”nya entah mengapa mereka seperti tak pernah perduli lagi dengan
keberadaannya, ia seperti orang lain,terpisah dari kehidupan mereka, sahabat, dulu ia tak pernah kekurangan sahabat ia
selalu mendapat bantuan tanpa pamrih, ia bisa tertawa setiap hari bersama
sahabat”nya. Namun kini itu semua sudah pergi, ia masih tak mengerti apakah
semua ini karena kesalahannya, atau memang sudah diatur oleh yang berhak mengatur
kehidupan. Ia masih bertanya, apakah ia sanggup menghadapi ini semua. Ia pernah
mendengar bahwa Allah tak akan pernah memberikan ujian melebihi baatas
kemampuan umat-Nya. Lalu apakah ia sanggup???
Ketika hidup ini sudah tak
berarti baginya, ketika dunia seperti sudah hancur baginya. Apakah ia masih
sanggup?? Satu satunya hal yang membuat
dia kuat adalah dia masih percaya bahwa Allah itu ada.
Ia lupa ia pernah mengucap sebuah
kalimat bahwa “jika menderita itu membuat aku dekat denganmu, maka buatlah aku
menderita aku rela”. Apakah Allah sedang menguji kalimat itu??
Apakah ia rela menukarkan semua
kebahagiaanya di dunia untuk dekat dengan tuhan-Nya??
Apakah ia bisa membuktikan
kata”-Nya…
Apakah ini bukti kasih sayangnya
kepadaku??
Apakah aku manusia yang bagi-Nya
wanita yang kuat hingga Ia beri aku sebuah musibah seperti ini??
Aku ingin berprasangka baik ya
Allah.. Bantulah aku melewati setiap ujianmu.. aku Ikhlas..
Beri aku jalan keluar akan
masalah”ku. Buat aku lebih peka akan nikmat”Mu yang tak pernah terhingga..
Aku ingin menjadi HAMBAMu ya
Allah.. HAMBAMu ya Allah..
Dan aku ingin meninggalkan dunia
ini dalam keadaan benar – benar menjadi HAMBAMu..
Langganan:
Postingan (Atom)