Rabu, 08 Mei 2013

TRANSKRIP WAWANCARA




Nama Narasumber
Tanggal
Jam
Disusun Jam
Tempat Wawancara
Topik Wawancara / Variabel

:  Bapak Drs. Ghufron Prayitno S.Ag
:  Senin,12 November 2012
:  13.00-15.00 WIB
:  19.30 – 20.30 WIB
:   Ruang BK
:  Organisasi BK




Pewawancara :  Assalamualikum Pak. Selamat Siang??
Narasumber    :  Wa’alaikumsalam. Siang juga,
Pewawancara  :  Maaf sebelumnya Pak bila bapak                                 
   berkenan, kami ingin menanyakan beberapa hal tentang bapak
                           dan tentang organisasi BK ??

Narasumber     :  Ya boleh silahkan.

Pewawancara : Sebelumnya terima kasih Pak atas kesempatan yang telah bapak    berikan Kepada saya, Maaf pak sebelumnya, sekiranya bapak berkenan memberikan informasi tentang biodata bapak ?

Narasumber    :  Nama saya Ghufron Prayitno tapi dipanggil Ghufron kalau disini.

Pewawancara  :  Gelar yang bapak sandang apa?

Narasumber    :  Gelar saya Sarjana Agama, atau S.Ag.

Pewawancara  :  Jadi nama lengkap bapak Drs. Ghufron Prayitno S.Ag

Narasumber    :  Iya benar, saya lahir di Karawang pada tanggal 04 Juli 1970.

Pewawancara : Sudah berapa lama bapak bekerja sebagai guru di SMKN 1    Cikampek?

Narasumber    :  Saya bekerja disini kurang lebih hampir 12 tahun.

Pewawancara  : Sebelum bapak menjadi guru BK disini pernah menjabat sebagai apa saja?
Narasumber    : Sebelum saya menjabat sebagai guru BK, saya juga pernah menjadi panitia PSG pertama, kedua Pembina Rohis/Kerohanian, ketiga saya pernah menjadi Pembina Osis , dan yang terakhir yaitu sekarang ini adalah sebagai guru BK. Tetapi pekerjaan utama saya adalah sebagai seorang guru mata pelajaran Agama Islam.

Pewawancara  :  Apakah menjadi guru BK itu adalah cita-cita bapak sejak kecil?

Narasumber    :  Bukan. Saya itu dulu bercita-cita sebagai ABRI.

Pewawancara  :  Bagaimana pendapat bapak tentang bimbingan untuk anak-anak yang    sedang bermasalah disekolah ini?

Narasumber   :    Bimbingan yang saya berikan yaitu pertama arahan melalui wali       kelas. Dan metode yang saya jalankan berbeda, yaitu lebih bersosiallisai dengan siswa / siswi tersebut seperti layaknya saya
                        mengajarkan mata pelajaran dikelas.

Pewawancara   :  Menurut bapak apa manfaat bagi siswa / siswi disekolah ini dengan
                            adanya bimbingan tersebut?

Narasumber   : Dengan adanya bimbingan ini pun meluruskan sikap siswa / siswi yang tidak benar atau menyimpang dari aturan ataupun yang melanggar aturan  sekolah, dan memotivasi siswa / siswi yang sedang bermaslah agar menjadi lebih baik lagi.

Pewawancara  : Didalam setiap profesi itu kan selalu ada suka maupun duka, nah    didalam hal ini kami ingin menanyakan kepada bapak, suka dukanya menjadi seorang guru BK itu apa saja?

Narasumber     :  Sukanya yaitu ketika mengarahkan siswa/I dan pada saat siswa/I itu
 bersikap dewasa setelah mendapat bimbingan dari BK. Dukanya     yaitu ketika siswa / siswi itu sulit diatur dan diurus.

Pewawancara   :  Menurut bapak apakah menjadi seorang guru BK itu merupakan
                            tugas yang cukup berat?

Narasumber    :  Tugas guru BK itu adalah tugas yang cukup berat, dimana kita harus
    menyatukan jiwa yang berbeda agar menjadi satu visi dan misi dengan peraturan yang telah dibuat dan ditetapkan disekolah, karena jiwa. manusia yang berbeda-beda itulah hal yang cukup berat bagi tugas seorang BK.

Pewawancara  :  Apa sajakah tugas seorang guru BK itu?

Narasumber    :  Tugas seorang guru BK itu ada beberapa hal yaitu:
1.       Mengadakan bimbingan bagi siswa / siswi yang bermasalah
2.       Dan bimbingan bagi siswa / siswi yang berprestai yaitu dimana siswa / siswi yang berprestasi akan difasilitasi dengan misalnya saja dengan  mengurus jaminan beasiswa murid tersebut. Agar dikemudian hari ia tidak harus susah payah untuk melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi lagi. Sehaurusnya guru BK itu mandiri, mandiri dalam artian guru BK itu seharusnya tidak merangkap sebagai guru lain karena tugas menjadi guru BK itu harus fokus terhadap siswa / siswi dan tidak boleh terpecah oleh tugas lain.




Pewawancara  :  Menurut bapak adakah manfaat tersendiri menjadi seorang guru BK?


Narasumber    :  Manfaat yang saya rasakan menjadi seorang guru BK itu adalah
memahami karakter anak muda jaman sekarang, dan saya merasa jika  itu membuat diri saya terbawa seakan-akan menjadi muda kembali.  

Pewawancara  :  Selama bapak menjabat sebagai guru BK disini adakah kendala yang
                        bapak alami?

Narasumber    : Ya mungkin itu tadi, ketika anak yang sudah sulit untuk diatur.

Pewawancara  :  Jenis masalah seperti apa yang sering dihadapi oleh para siswa /siswi disini?
 
Narasumber    :  Yang sering siswa / siswi lakukan itu ialah jarang masuk sekolah                       

Pewawancara  :  Kira-kira sebagian besar dari kelas berapa?
                          
Narasumber    :  Setiap  kelas  menyumbangkan angka yang sama terhadap masalah ini dari mulai kelas 1-3, dan terutama yang paling sering sekarang-sekarang ini adalah siswa dari kelas 1,  siswa yang paling banyak jarang masuk itu ialah kelas 1 , kenapa? Karena mungkin mereka lebih mementingkan jiwa muda mereka, mereka baru mengenal dunia baru yaitu dunia SMK, dan menurut saya usia 14-24 tahun itu dimana seseorang itu lebih memilih mementingkan ego dan kesenangan mereka sendiri.

Pewawancara  :  Menurut ibu apa faktor dari masalah mereka tersebut?

Narasumber     :  Menurut saya faktor dari maslah ini kemungkinan yaitu berasal dari  kurangnya  perhatian terhadap sang anak, pengaruh lingkungan media informatika yang sekarang sedang ada pun ikut berperan dalam adanya masalah ini. Fakta menyebutkan bahwa 97% siswa SMP telah melakukan hal yang senonoh. Ini hal yang harus dicegah oleh BK agar hal-hal senonoh itu tidak dilakukan oleh murid di SMKN 1 Cikampek ini. Walaupun ada saja yang harus keluar gara-gara hal tersebut tetapi semakisal mungkin BK harus mencegah agar tidak banyak lagi perbutan tersebut dilakukan di SMK ini.

Pewawncara  : Masalah apa yang pernah ibu/bapak tangani yang menurut bapak maslah tersebut berat dan sulit untuk mengatasinya?

Narasumber   :  Masalah yang paling sulit yang pernah ditangani yaitu adalah seorang siswa / siswi sudah tidak mau sekolah dan belajar lagi dan  anak yang dimana seluruh pikirannya hanya berisikan hal-hal negatif.

Pewawancara  :  Bagaimana cara mengatasinya?

Narasumber  : Bimbingan seperti ini seharusnya diberikan sejak usia dini, dan diharapkan orang tua jangan melepsakan perhatian terhadap sang anak, itulah mungkin cara terbaik menangani setiap masalah yang terjadi pada siswa / siswi.

Pewawancara  :  Saya pikir cukup ini saja pak, nanti bisa saya kembangkan kembali. Terimakasih atas waktu dan informasinya pak.

Narasumber    :  Iyaa sama – sama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komentt yoo..