Minggu, 14 April 2013

MISKONSEPSI



Miskonsepsi yang di alami siswa dapat menyebabkan kesulitan dalam belajarnya. Meskipun begitu terkadang anak memiliki cara pandangnya sendiri. Level miskonsepsi yang dialami siswa berbeda – beda. Dalam hal ini ada yang mengalami miskonsepsi level atas, level sedang, dan level bawah.  Oleh karena itulah, siswa membutuhkan model pembelajaran yang tepat untuk masing – masing level miskonsepsi yang dialami oleh siswa agar belajarny menjadi bermakna.
Kebanyakan siswa mengalami miskonsepsi tentang materi struktur atom. Siswa mengalami kesulitan ketika harus menghapal beberapa teori atom. Kesulitan pun mulai timbul ketika siswa di harapkan dapat membedakan massa atom dan nomor atom. Siswa juga kesulitan ketika harus menentukan elektron valensi suatu atom. Kesulitan – kesulitan siswa tersebut dapat di tangani oleh guru dengan cara pengulangan materi dan lebih terfokus kepada siswa yang kesulitan.
Model pembelajaran yang tepat untuk materi struktur atom ialah model pemecahan masalah ( problem solving ). Karena di dalam model pembelajaran tersebut guru dapat menerapkan metode tanya jawab, diskusi, dan pemberian tugas. Dengan dilakukannya model pembelajaran ini, di harapkan miskonsepsi yang di alami siswa akan berkurang hingga terjalin proses belajar yang efektif.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komentt yoo..