Selasa, 16 April 2013

PERANAN MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK BERBAKAT



·         Kebudayaan Yang “Creativogenic”
Silvon Arieti (1976 ) menanamkan kebudayaan-kebudayaan seperti itu kebudayaan “Creativogenic” , yaitu kebudayaan yang menunjang , memupuk , dan memungkinkan iperkembangan kreativitas.

Studi dari Gray ( dikutip Arieti , 1976 ) menunjukkan  bahwa masyarakat yang sehat dan sejahtera akan memupuk kreativitas.

Arieti menggunakan  Sembilan faktor sosiokultural yang “ Creativogenic”.
1.       Faktor pertama ialah tersedianya sarana kebudayaan
2.       Karakteristik kedua ialah dari kebudayaan creativogenic adalah keterbukaan terhadap rangsangan kebudayaan.
3.       Ciri kebudayaan creativogenic ketiga ialah penekanan pada “ becoming” (menjadi tumbuh) tidak hanya pada “being” (sekedar berada).
4.       Karakteristik keempat dari kebudayaan Creativogenic adalah memberikan kesempatan bebas terhadap media kebudaan bagi semua warga Negara tanpa diskriminasi.
5.       Timbulnya kebebasan  atau paling tidak hanya ada diskriminasi yang ringan setelah pengalaman tekanan dan tindasan yang keras, merupakan intensif atau tantangan terhadap pertumbuhan kreativitas.
6.       Faktor ini juga penting yaitu keterbukaan terhadap rangsangan kebudayaan yang berbeda, bahkan  yang kontras.
7.       Faktor Creativogenic ketujuh ialah toleran dan minat terhadap pandangan yang divergen.
8.       Adanya interaksi antara pribadi-pribadi yang berarti.
9.       Adanya intensif, penghargaan atau hadiah.

·         Kebudayaan , Kreativitas dan Keunggulan
Menurut Simonton masa perkembangan anak remaja sampai kedewasaan cenderung lebih nyata dipengaruhi oleh kejadian ekternal.
Simonton menemukan tujuh perubahan yang mempengaruhi perkembangan kreatif seseorang, yaitu :
1.       Pendidikan formal
2.       Adanya model peran
3.       Zeitgeist
4.       Fragmentasi politis
5.       Peperangan
6.       Gangguan sipil
7.       Ketidak stabilan politis

·         Bentuk Kerja Sama dengan Masyarakat
Diperlukan kerja sama antara pendidik professional dan orang orang bisnis dan industry untuk menyusun dasar-dasar kerja sama yang bertujuan memupuk perkembangan bakat dan talenta siswa yang berkemampuan luar biasa. Hubungan mentor dengan orang-orang bisnis atau ilmuan industry dapat memupuk perkembngan keterampilan , sikap, nilai , dan diri.

·         Manfaat Sumber Dalam Masyarakat
Siswa berbakat sering menunjukkan kepekaan terhadap masalah yang timbul di dalam lingkungan mereka . Salah satu cirri anak berbakat ialah mempunyai minat seperti orang dewasa, mereka peduli terhadap masalah social dan sering menunjukkan derajat idealisme yang cukup tinggi.
Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan adalah :
1.       Melakukan survei  disekolah atau di dalam masyarakat yang memberikan informasi yang diperlukan untuk mengubah sesuatu.
2.       Bekerja dengan kelompok atau perkumpulan / organisasi di dalam masyarakat untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan.
3.       Merencanakan proyek perkumpulan dana untuk kelompok masyarakat yang baru saja mengalami musibah, misalnya kebakaran , kebanjiran , perpindahan dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komentt yoo..